web2

Halo KIS-ers!

Kelas Inspirasi Surabaya akan kembali hadir lho, namun dengan format yang berbeda! Maka kami memberi nama kegiatan baru ini, yaitu Kelas Inspirasi Surabaya “Mlaku” ( #KISMlaku ). #KISMlaku akan kembali mempertemukan para profesional dan siswa SD, namun dengan format yang berbeda. Tidak lagi menghadirkan profesional (relawan pengajar) dalam ruang belajar siswa melainkan siswa SD ini akan diajak berkunjung ke perusahaan atau instansi tempat para profesional bekerja. Disana para siswa akan secara langsung melihat lokasi dan kondisi nyata mengenai pekerjaan para profesional. Siswa SD yang akan diajak ini pun berasal dari beragam latar belakang. Hal ini bertujuan untuk merayakan keberagaman masyarakat Surabaya serta menumbuhkan sikap toleransi pada siswa.

Tujuan utama #KISMlaku ialah mengajak siswa merasakan langsung ruang belajar para profesional disetiap harinya, sehingga mereka mampu menyusun rencana masa depan dengan pasti. Selain itu, melalui #KISMlaku ini akan menjadi jembatan networking antara institusi-profesional-sekolah dengan latar belakang yang beragam guna memajukan pendidikan Indonesia khususnya Surabaya.

Mengapa nama gerakan ini adalah #KISMlaku? Karena jika diartikan akan menjadi sebagai berikut.
– Berjalan : Gerakan Kelas Inspirasi Surabaya tidak berhenti, akan selalu berkelanjutan demi memajukan pendidikan.
– Berjalan-jalan : #KISMlaku akan mengajak siswa SD berkeliling ke perusahaan atau instansi terpilih untuk merasakan langsung ruang belajar para profesional.

web1_2

Pada #KISMlaku kali ini, lebih dari 100 siswa kelas 5 SD, swasta dan negeri, melakukan studi wisata bersama sambil merayakan kebhinekaan. Mereka mengunjungi relawan pengajar di lokasi kerja yang berada pada berbagai macam tempat, mulai dari kantor pemerintah, perusahaan swasta, hingga fasilitas-fasilitas kota lainnya.

Ini gerakan hati.
Semuanya dari keikhlasan diri
Tidak ada EO yang mengkoordinasi
Tidak ada sponsor yang membiayai.
Tapi ada harapan besar yang dinanti.

Semakin banyak warga kota yang terlibat. Bukan cuma guru dan pemerintah. Tapi juga orang tua, para profesional, wirausahawan, siapapun, untuk berkolaborasi menenun dan membangun bangsa bersama.

Shares